M. Nurcholis
or Kang hyun sang’s biografi
M, Nurcholis lahir pada tanggal 24 september 1995, di kaliorang.
Dia adalah anak dari pasangan suami istri Bapak Arbain dan ibu Maisinah..
Ayahnya adalah orang asli pedalaman Kalimantan. Ya, tepatnya adalah orang
pribumi pulau Kalimantan, Dayak. Sang Ibu adalah penduduk pendatang dari daerah
Jawa timur, yang merantau ke tanah pribumi Borneo. Tepatnya, sang ibu adalah
transmigran dari Nganjuk, Malang, Jawa Timur. Yang kemudian menikah dengan
orang pribumi Borneo, Sang Ayah Arbain yng menikah sekitar 40 tahun yang lalu. Kemudian
mereka memiliki 9 oranng anak yang merupakan saudara-saudara dari hyun sang
atau M, Nurcholis. Hyun sang adalah anak ke 7 dari 9 bersaudara. Kakak
pertamanya adalah Fadillah. Namun ia meninggal pada usia 7 tahun akibat
penyakit varissella. Setelah itu, ia memiliki 4 kakak perempuan yang terdiri
dari mbak ending, vina, shanty, hanny. Hyun sang juga mempunyai satu kakak
laki-laki, yaitu mas gufron. Hyun sang juha memiliki 2 adik yang bernama saha,
dan rizli. Jadi anak pasangan suami istri Arbain dan Maisinah ini terdiri dari
4 orang anak perempuan dan 4 orang anak laki-laki. Dan hyun sang adalah bagian
dari 4 anak laki laki yang merupakan adik dari 4 kakak perempuannya.
M. Nurcholis yang mempunyai nama korea kang hyun sang ini tidak
pernah menempuh pembelajaran di bangku sekolah diluar daerah. Ia hanya
bersekolah disekolah yang ada di wilayah tempat ia dilahirkan. Untingnya,
didaerah kelahirannya sekolah-sekolah sudah dibangun sesuai perkembangan jaman.
Sehingga ia tetep bias bersekolah tanpa harus keluar dari daerah kelahirannya.
Pada usia 7 tahun ia mulai menempuh pelajaran disekolah dasar, yaitu SDN 008 Kaliorang.
Ia bersekolah dengan cukup baik. Hyun sang bukan anak yang sangat pintar
dikelas, namun ia bias mengikuti dan menangkap pelajaran dengan baik. Ia bias
mengikuti pembelajaran tanpa ada hambatan hingga 6 tahun selanjutnya ia lulus
dari sekolah dasar tersebut. Tidak menjadi yang terbaik dikelas tidak
melemahkan semangatnya dalam belajar. Ia terus belajar sehingga ia pernah
mendapatkan juara 3 besar, 5 besar, dan juga sepuluh besar dalam pembelajaran
dikelasnya selama 6 tahun pembelajaran.
Hyun sang melanjutkan pendidikannya dengan mendaftar sebagai
siswa di sekolah menengah pertama di daerahnya. SMPN 1 kaliorang. (describe to
be continued). Selanjutnya ia melanjutkan perjalanannya didunia pendidikan
dengan masuk ke sekolah menengah atas di desanya. Sekolah itu adalah SMA Negeri
satu-satunya di desanya. Namun, hal itu bukan penghalang ataupun masalah.
Karena walaupun sekolah ini berada dipelosok dengan jangkauan pengawasan dari
dinas pendidikan kurang memadai, sekolah ini tetap mampu mengembangkan sayapnya
dengan mengikuti setiap perlombaan yang diadakan oleh berbagai lembaga yang ada
di tingkat kabupaten. Hyun sang juga pernah mengikuti salah satu perlombaan
tersebut. Diantaranya yaitu: olimpiade sains biologi tahun 2010. LCC tap MPRS
dan UUD 1945 tahun 2011 tingkat kabupaten. Walaupun hasil baik belum ia
peroleh, namun ia tetap semangat dalam menghadapinya. Hal yang menurutnya berharga
adalah menjadi kepercayaan bagi sekolahnya untuk dapat melakukan yang terbaik.
Dan juga menurutnya kesempatan mengikuti perlombaan semacamnya, merupakan
kesempatan untuk bagaimana kita mengasah dan melatih kekuatan mental kita serta
mengajarkan perilaku gigih dan selalu bermotivasi tinggi. Oleh karena itu, ia
terus belajar dan memanfaatkan waktunya dirumah dengan rajin belajar. Ada waktu
untuk bermain, belajar dan juga membantu keluarga mengurus ternak sapinya, si
woo. Tentunya hal itu ia lakukan untuk menjadi salah satu siswa terbaik
diangkatannya. Dengan kerja keras dan kegigihannya, ia pernah menjadi juara
umum angkatannya, juara 3 umum angkatannya, dan juga juara 2 angkatannya pada
akhir semester kelulusan.
Masa-masa pasca-un 2013. Ia habiskan waktu bersama
teman-temannya. Melukiskan kenangan bersama teman sekelasnya. Ipa yuu 2013.
Setelah kelulusan, hyun sang mencoba mendaftar di berbagai
universitas, mencari dan menyesuaikan kemampuan yang ia miliki…….
SNMPTN
2013. Prodi 1: hubungan
internasional, univ brawijaya malang.
Prodi 2. Fkip fisika,
unmul kaltim.
Ia
mengajukan beasiswa bidikmisi besertanya. Dinyatakan lulus untuk prodi 2.
Namun ia
mendapat tentangan..
SBMPTN
univ POLNES samarinda seberang. Kaltim, dinyatakan lulus prodi ilmu tehnik
komunikasi. Namun untuk kedua kalinya ia mendapat tentangan.
Selanjutnya
ia mendaftar kembali disalah satu univ. negeri keperawatan, namun ia tidak
lolos seleksi.
Kemudian
ia mendaftar lagi disalah satu akademi prodi keperawatan milik pemerintah
provinsi dan ia dinyatakan lulus. Ia mengikuti segala tahapan seleksi dan
dinyatakan lulus murni tes. Dan diterima menjadi mahasiswa akademi.
Inilah perjalanan hyun sang …
Semoga
dapat menjadi gambaran dalam berfikir kita semua, bahwa:
“tidak ada hal yang mudah untuk kita dapatkan,
kecuali kita mau berusaha untuk memperolehnya sendiri.”
“terkadang tidak semua yang kita dapatkan., sesuai
dengan apa yang kita impikan sebelumnya., yang pada akhirnya kita harus
mensyukurinya karena, ketahuilah itu adalah jalan yang sebenarnya harus kita
lalui.”
God always
love you… Hyun sang story

Tidak ada komentar:
Posting Komentar